welcome to my blog

maaf kalo isinya jelek... :-)

Kamis, 10 November 2011

Akuntansi Manajemen dan Sistem Pengendalian Manajemen Sektor Publik


A.      PENDAHULUAN
Peran utama akuntansi manajemen sektor publik adalah menyediakan informasi akuntansi yangakan digunakan manajer publik dalam melakukan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi. Akuntansi manajemen merupakan bagian dari suatu sistem pengendalian manajemen yang integral.
Definisi akuntansi manajemen adalah suatu proses pengidentifikasian, pengukuran,pengakumulasian, penganalisaan, penyiapan, penginterpretasian, dan pengkomunikasian informasifinancial yang digunakan manajemene untuk perencanaan, evaluasi, dsan pengendalian organisasiserta untuk menjamin bahwa sumber daya digunakan secara tepat dan akuntabel. Peran utama akuntansi manajemen sektor publik adalah menyediakan informasi akuntansi yang akan digunakan oleh manajer sektor publik dalam melakukan fungsi perencanaan dan pengendalian organisasi. Informasi akuntansi diberikan sebagai alat atau sarana untuk membantu manajer menjalankan fungsi-fungsi manajemen sehingga tujuan organisasi dapat tercapai.
Akuntansi manajemen merupakan bagian dari suatu sistem pengendalian manajemen yang integral. Institute of Management Accountants (1981) mendefinisikan akuntansi manajemen sebagai suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, pengakumulasian, penganalisaan, penyiapan, pengintepretasian, dan pengkomunikasian informasi finansial yang digunakan oleh manajemen perencanaan, evaluasi, dan pengendalian organisasi serta untuk menjamin bahwa sumber daya digunakan secara tepat dan akuntabel.
Statements on Management Accounting 1A tentang definisi akuntansi manajemen, dipaparkan sebagai berikut:
Chartered Institute of Management Accountants (1994) dalam Jones dan Pandlebury (1996) membuat definisi yang lebih luas daripada definisi yang dikeluarkan oleh Institute of Management Accountants, terutama dalam hal luas informasi yang diberikan. Chartered Institute of Management Accountants mendefinisikan akuntansi manajemen sebagai suatu bagian integral dari manajemen yang terkait dengan pengidentifikasian, penyajian, dan pengintepretasian informasi yang digunakan untuk:
   1. Perumusan strategi
   2. Perencanaan dan pengendalian aktivitas
   3. Pengambilan keputusan
   4. Pengoptimalan penggunaan sumber daya
   5. Pengungkapan (disclosure) kepada shareholders dan pihak luar organisasi
   6. Pengungkapan kepada karyawan
   7. Perlindungan aset
Pada dasarnya prinsip akuntansi manajemen sektor publik tidak banyak berbeda dengan prinsip akuntansi manajemen yang diterapkan pada sektor swasta. Akan tetapi, harus diingat bahwa sektor publik memiliki perbedaan sifat dan karakterisitik dengan sektor swasta, sehingga penerapan teknik akuntansi manajemen sektor swasta tidak dapat diadopsi secara langsung tanpa modifikasi.
Akuntansi manajemen berbeda dengan akuntansi keuangan. Akuntansi manajemen sektor publik terkait dengan pemberian informasi kepada pihak intern organisasi, sedangkan akuntansi keuanganterkait dengan pelaporan dan pengkomunikasian laporan keuangan terhadap pihak eksternalorganisasi
B.      AKUNTANSI SEBAGAI ALAT PERENCANAAN ORGANISASI
Dalam hal perencanaan akuntansi manajemen berperan dalam pemberian informasi historis danprospektif untuk memfasilitasi perencanaan.
 Proses perencanaan melibatkan:
·         Aspek perilaku (partisipasi dalam pengembangan sistem perencanaan)
·         Penetapan tujuan, dan
·         Pemilihan alat yang tepat untuk memonitor perkembangan pencapaian tujuan
 Tiga jenis informasi akuntansi sebagai alat perencanaan:
·         Informasi sifatnya rutin atau ad hoc
ü  Rutin : informasi rutin memerlukan percanaan yang reguler (laporan keuangan bulanan)
ü  Ad hoc : informasi ad hoc diperlukan untuk masalah yang temporer yang membutuhkan informasi segera.
·         Informasi kuantitaf atau kualitaf.
·         Informasi disampaikan melalui saluran formal atau informal.

C.      AKUNTANSI SEBAGAI ALAT  PENGENDALIAN ORGANISASI
Pada organisasi sektor publik sifatnya cenderung tidak mengejar laba dan dipengaruhi politik yang besar, sehingga alat pengendaliannya lebih banyak berupa aturan birokrasi.
Terkait dengan pengukuran kinerja, terutama pengukuran ekonomi, efisiensi, dan efektivitas,akuntansi manajemen memiliki peran utama dalam pengendalian organisasi yaitumengkuantifikasikan keseluruhan kinerja terutama dalam ukuran moneter.
Fungsi utama informasi akuntansi pada dasarnya adalah pengendalian karena informasi yangdiberikan bersifat kuantitatif dan umumnya dinyatakan dalam bentuk ukuran finansial, sehinggamemungkinkan untuk dilakukan pengintegrasian informasi dari tiap-tiap unit organisasi yang padaakhirnya membentuk gambaran kerja secara keseluruhan. Informasi akuntansi memungkinkan bagiorganisasi untuk mengintegrasikan aktivitas organisasi secara menyeluruh.
Dalam memahami akuntansi sebagai alat pengendalian perlu dibedakan penggunaaninformasi sebagai alat pengendalian keuangan dengan akuntansi sebagai alat pengendalian organisasi. Pengendalian keuangan terkait dengan peraturan atau sistem aliran uang dalam organisasi, khususnyamemastikan bahwa organisasi memilik likuiditas dan solvabilitas yang cukup baik. Pengendalian organisasi terkait pengintegrasian aktifitas fungsional ke dalam sistem organisasi secara keseluruhan. Pengendalian organisasi diperlukan untuk menjamin bahwa organisasi tidak menyimpang dari tujuan dan strategi organisasi yang telah ditetapkan.
D.     PROSES PERENCANAAN DAN PENGENDALIAN MANAJERIAL ORGANISASI SEKTOR PUBLIK
Perencanaan dan pengendalian pada dasarnya merupakan suatu hal yang tidak bisa dipisahkan dan saling bersinergi. Perencanaan dan pengendalian merupakan suatu proses yang membentuk siklus,sehingga satu tahap akan terkait dengan tahap yang lain dan terintegrasi dalam satu organisasi.
Tahap proses perencanaan dan pengendalian manajerial organisasi:
1.      Perencanaan tujuan dan sasaran dasar
2.      Perencanaan operasional
3.      Penganggaran
4.      Pengendalian dan pengukuran
5.      Pelaporan, analisis, dan umpan balik

E.      PERAN AKUNTANSI MANAJEMEN SEKTOR PUBLIK
Peran utama akuntansi manajemen dalam organisassi adalah memberikan informasi akuntansi yangrelevan dan handal kepada manaer untuk melaksanakan perencanaan dan pengendalian. Perencanaan dimulai sejak dilakukannya perencanaan strategik, sedangkan pengendalian dilakukanterhadap pengendalian tugas.
Peran akuntansi manajemen dalam sektor publik meliputi:
·         Perencanaan strategik
·         Pemberian informasi biaya
·         Penilaian investasi
·         Penganggaran
·         Penentuan biaya pelayanan
·         Penilaian kerja

Ø  Perencanaan strategik
Tahap ini manajemen organisasi membuat alternatif-alternatif program yang dapat mendukung strategi organisasi yang kemudian diseleksi dan dipilih program yang sesuai dengan skala prioritas. Peran akuntansi manajemen disini adalah memberikan informasi untuk menentukan berapa biaya program ( cost of program) dan biaya dari suatu aktivitas (cost of activity), sehingga manajer dapat menentukan anggaran yang dibutuhkan terkait dengan sumber daya yang dimiliki.
3 permasalahan yang dihadapkan pada akuntansi sektor publik:
·         Efisiensi biaya
·         Kualitas produk
·         Pelayanan
Sebagian biaya yang terjadi di sektor publik merupakan discretionary costs (biaya ditetapkan diawalanggaran), maka peran manajer publik sangat penting dalam mengendalikan biaya. akuntansi sektor publik erat hubungannya dengan proses pemilihan program, penentuan biaya, dan manfaat program serta penganggaran.
Ø  Pemberian informasi biaya
Kategori biaya dalam organisasi sektor publik:
·         Biaya input    : sumber daya yang dikorbankan untuk memberikan pelayanan.
·         Biaya output  : biaya yang dikeluarkan untuk mengantarkan produk hingga sampai kepelanggan.
·         Biaya proses  : diukur dengan mempertimbangkan fungsi organisasi, misal : biayadepartemen produksi dll.
Dalam hal pengambilan keputusan biaya, akuntansi manajemen sektor publik membutuhkan cost accounting.
Akuntansi biaya pada sektor publik berperan memberikan informasi mengenai pengeluaranpublik yang dapat digunakan oleh pihak internal (pemerintah) dan eksternal (masyarakat) untuk perencanaan, pengendalian, dan pengambilan keputusan.
Akuntansi manajemen berperan memberikan informasi biaya yang meliputi penentuanklasifikasi biaya, biaya apa saja yang masuk kategori biaya rutin dan biaya modal, biaya tetap danvariabel, controllable dan uncontrollable.
Proses penentuan biaya meliputi 5 aktivitas :
1.      Cost finding
2.      Cost recording
3.      Cost analyzing
4.      Strategic cost reduction
5.      Cost reporting

Ø  Penilaian investasi
Akuntansi manajemen diperlukan ketika organisasi hendak melakukan investasi yaitu dengan menilai kelayakan investasi secara ekonomi dan finansial.
Dalam menilai investasi diperlukan identifikasi biaya, resiko, manfaat dan keuntungan dari suatu investasi.
Selain itu faktor yang harus diperhatikan adalah:
·         Tingkat diskonto
·         Tingkat investasi
·         Tingkat risiko
·         Ketidakpastian (country risk dan potical risk)
·         Sumber pendanaan untuk investasi yang akan dilakukan
Penilaian investasi dalam sektor publik dilakukan dengan menggunakan analisis biaya-manfaat (cost benefit analysis). Penilaian dengan metode ini praktiknya sulit diterapkan karena sulit menentukanbiaya dan manfaat yang berkaitan dengan analisi biaya sosial dan manfaat sosial. Sehingga penilaianmenggunakan analisis efektivitas biaya (cost effectiveness analysis) yang ditekankan seberapa besar dampak (outcome) yang dicapai dari suatu proyek/investasi dengan biaya tertentu.
Ø  Penganggaran
Akuntansi manajemen berperan untuk memfasilitasi terciptanya anggaran publik yang efektif. Terkait dengan 3 fungsi anggaran yaitu, alat alokasi sumber daya publik, alat distribusi, dan stabilisasi, makaakuntansi manajemen berperan vital dalam mengalokasikan dan mendistribusikan sumber dana publik secara ekonomis, efisien, efektif, adil, dan merata.
Ø  Penentuan biaya dan tarif pelayanan
Akuntansi manajemen digunakan untuk menentukan berapa biaya yang dikeluarkan untuk memberikan pelayanan tertentu dan berapa tarif yang akan dibebankan kepada pemakai jasapelayanan publik, termasuk menghitung tarif subsidi yang diberikan.
Ø  Penilaian kinerja
Penilaian kinerja merupakan dari sistem pengendalian. Penilaian dilaksanakan untuk mengetahuitingkat efisiensi dan efektivitas organisasi dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Dalam halini akuntansi manajemen berperan membuat indikator kinerja kunci dan satuan ukur untuk masing-masing aktivitas yang dilakukan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar